Rasakan Sensasi di Dunia Virtual Reality Dengan Google CardBoard

Teknopedia – Pernahkah anda berimajinasi untuk berada disuatu lingkungan virtual? Kini dengan menggunakan Google Cardboard, imajinasi anda akan segera menjadi kenyataan. Terlebih dahulu kita tengok pengertian tentang Virtual Reality. Virtual Reality yang lazimnya di sebut VR adalah sebuah teknologi baru tapi lama yang memungkinkan seseorang melakukan suatu simulasi terhadap suatu obyek nyata dengan menggunakan perangkat komputer tertentu yang mampu membangkitkan suasana 3 Dimensi, sehingga seolah-olah pengguna terlibat secara fisik. Contoh sederhananya adalah Film Sourcecode, dimana disitu digambarkan Jake Gyllenhaal yang memerankan (Sean Fentress) seorang yang telah meninggal karena organ tubuhnya hancur, namun otaknya masih dapat menerima respon, dengan menggunakan teknologi dia dapat “dibangkitkan” dan seolah-olah hidup didunia nyata untuk mencari teroris. Mari kita lupakan film itu sejenak, jadi kesimpulannya dengan menggunakan teknologi VR ini pengguna dapat merasakan berada dilingkup dunia nyata, padahal berada didunia maya.

Perangkat yang tersedia saat ini adalah Oculus Rift, Project Morpheus, Samsung Gear VR dan Google CardBoard. Nama terakhir adalah perangkat VR yang akan kita bahas kali ini.

Google Cardboard :
Seperti halnya pendahulunya Oculus Rift, Google Cardboard juga merupakan headset Virtual Reality, yang membedakan adalah dalam hal ini google dapat mengemas perangkat VR yang dikenal dengan sesuatu yang canggih menjadi terjangkau, mudah untuk dirangkai dan digunakan. Google Cardboard sendiri terbuat dari lipatan potongan kardus yang dirangkai sedemikian rupa agar menjadi perangkat VR.

Bahan-bahan yang digunakan adalah :
1. Magnet Keramik
2. Magnet
3. Velcro
4. Lensa Acrylic 25mm-fokus 45mm
5. Sticker NFC Tag
6. 4 Double-tape
7. Kardus berpola
Cara menggunakan headset ini adalah dengan memasukan smartphone (pastikan smartphone anda support, di uji coba ini saya menggunakan SNSV/AS*S ) anda kedalam lipatan kardus bergambar smartphone, agar tidak jatuh rekatkan smartphone anda dengan velcro yang telah disusun.
Sebelumnya anda disarankan untuk menginstall Aplikasi Google Cardboard di Google Playstore untuk kemudian anda scanning QRCode yang diletakkan disamping kiri cardboard.
Cara Kerja Google Cardboard : 

Magnet disamping kiri digunakan sebagai penggerak seperti halnya kursor dikomputer, Dengan menggeser magnet tersebut ke arah atas dan bawah maka headset ini akan menerjemahkannya sebagai perintah dari pengguna. Saat pengguna melepaskan jari dari magnet, magnet akan bergerak kembali ke posisi semula, ini disebabkan karena bertolakan dengan magnet yang ada di satu sisinya, sedangkan untuk berganti menu, pengguna dapat menolehkan kepalanya ke kanan dan kekiri. Goyangan kepala dideteksi oleh sensor gyro yang tertanam di smartphone anda dan tampilan menu akan mengikuti arah pandangan pengguna. Sebuah imajinasi yang hebat bukan?

Seperti headset virtual reality lainnya,  Aplikasi Google Cardboard akan menyajikan dua buah gambar pada smartphone anda, 1 untuk mata kiri dan 1 untuk mata kanan. Otak anda secara otomatis akan menyatukan penglihatan tersebut dan memberikan visualisasi sebagai sebuah tampilan yang utuh. Menggukanan Google Cardboard sama saja seperti menjelajah ke dunia baru. Anda dapat merasakan sensasi Virtual Reality yang mengagumkan dan tampak nyata hanya dengan menggerakan mata kekiri dan kekanan, keatas atau kebawah atau berputar 360 derajat.

Kelebihan Google Cardboard :
1. Harga tergolong murah dari perangkat VR sejenis
2. Mudah dirangkai dan dipasang
3. Dukungan Smartphone yang lumayan banyak
4. Jika sudah jadi by product bukan tidak mungkin para orang lumpuh dapat menjelajah dunia tanpa harus bergerak.

Kekurangan Google Cardboard  :
1. Bahan yang tipis membuat perangkat mudah rusak
2. Di versi awal tidak tersedianya tali sebagai penyangga, sehingga pengguna harus selalu memeganginya
3. Belum support berbagai smartphone (terutama smartphone dari Tiongkok)
4. Masih belum nyaman jika menonton video terlalu lama
5. Video yang support view 360% masih terbatas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *