×

Luangkan waktumu di akhir pekan lewat program belajar intensif pemrograman dari 0, cocok untuk pemula.

Pelajari!

Teknopedia.Asia – Pernahkah Anda membayangkan, jika layanan Gojek semisal Go-Food, Go-Ride, Go-Send dan fitur lainnya merupakan aplikasi terpisah? Berapa aplikasi yang harus Anda pasang untuk menggunakannya?

Baca Juga : Mengenal Unicorn, Decacorn dan Hectocorn

Menurut laporan Techcrunch, hingga Desember 2018, ada kurang lebih 2,6 juta aplikasi Android yang siap diunduh di toko aplikasi Google Play. Namun dari jutaan pilihan itu rata-rata pengguna ponsel hanya menggunakan 30 aplikasi per bulan. Itu pun yang dipakai sehari-hari tak lebih dari 5 aplikasi.

Sejak Mei 2015 hingga Mei 2016 sendiri di Amerika Serikat terjadi penurunan unduhan aplikasi hingga 20 persen. Pengguna ponsel cenderung hanya menggunakan aplikasi-aplikasi yang benar-benar mereka butuhkan.

Pengembang dan pengusaha rintisan aplikasi tentu ketar-ketir melihat perilaku pengguna seperti ini. Mereka mulai mengubah strategi. Konsep yang berkembang bukan lagi chat app atau ride-sharing app semata, melainkan super-app.

Disebut super karena menyediakan beragam layanan dalam satu aplikasi, termasuk layanan-layanan yang tidak terkait satu dengan yang lain.

Konsep super-app sendiri awalnya digagas oleh WeChat, aplikasi pesan instan asal Cina, yang kini konsepnya mulai di ikuti oleh Grab, Gojek dan Bukalapak. Setidaknya mereka telah memproklamirkan diri sebagai Super Apps.

Baca juga :  Sinar Mas Land dan Grab Jajaki Kerjasama Mobil Otonom

Baca Juga : Grab Umumkan Diri sebagai Decacorn Pertama di Indonesia

Grab adalah contohnya. Ia lahir sebagai aplikasi ride-sharing. Namun, seiring berjalannya waktu, para pengguna aplikasi ini bisa menggunakan si aplikasi untuk memesan makanan, membeli pulsa, membayar tagihan, bermain kuis, hingga membaca horoskop. Layanan juga bertambah ketika memutuskan bekerjasama dengan Hooq, aplikasi video streaming kompetitor Netflix. Pengguna Grab akan mampu menonton film-film pilihan langsung di aplikasi Grab mulai akhir kuartal pertama 2019 mendatang.

Grab berupaya menjadikan aplikasinya platform terbuka, yakni dengan menambahkan beragam layanan harian yang sering digunakan ke dalam aplikasi Grab.

“Tujuan Grab adalah menjadi sebuah aplikasi yang menawarkan seluruh kebutuhan harian yang dibutuhkan pelanggan kapan pun, bahkan sebelum pelanggan menyadari bahwa mereka membutuhkannya,” terang Mediko Azwar, Direktur Pemasaran Grab Indonesia.

Konsep Super App pun diambil Go-Jek. Berawal dari layanan pemesanan ojek, Go-Jek berkembang hingga memungkinkan penggunanya membaca berita atau mencari masjid terdekat. Kepala Eksekutif Go-Jek, Nadiem Makarim, menyebut ia “ingin menciptakan yang pertama dari super-app, yang mampu memenuhi segala kebutuhan transaksional masyarakat.”

Baca juga :  Grab Umumkan Diri Sebagai Decacorn Pertama di Indonesia

Baca Juga : 9 Fakta Menarik tentang Gojek

Di kabarkan juga, untuk memperluas layanannya, Go-Jek akan merilis layanan chat—di luar chat sebagai bentuk komunikasi dengan driver Go-Jek. Gojek juga akan menggunakannya sebagai medium komunikasi, terutama jika orang-orang di sekitarnya menggunakan aplikasi tersebut untuk chatting agar berpindah dari WhatsApp atau Line.

Selain Gojek dan Grab, Bukalapak kini di kabarkan juga tengah bergerak untuk menjadi aplikasi super yang bisa melakukan banyak hal dan memberi banyak solusi. Target mereka adalah menjadikan Bukalapak menjadi aplikasi yang lebih sering dibuka oleh para pengguna.

Tidak heran jika perusahaan ini melepas kampanye besar bertajuk “Buka Hari Ini.” Selalu ada yang bisa dibuka di Bukalapak hari ini, begitu kata pendiri sekaligus CEO Bukalapak, Achmad Zaky.

Sumber : Techcrunch, Detik & Tirto

Kelas Membangun Aplikasi IOT Berbasis Arduino [Batch 2]

Belajar Arduino menyenangkan dengan trainer yang berpengalaman dan di pandu langkah demi langkah. Cocok untuk pemula hingga mahasiswa yang sedang menyusun Tugas Akhir.
Pendaftaran sampai tanggal 11 Mei 2019.

     

Tentang Penulis

Anugrah B Soe

Editor in Chief
Teknopedia. Asia

Konsultasi