Tandingi GOPAY & OVO, BUMN Kompak Hadirkan LinkAja

Teknopedia.Asia – Badan usaha milik negara (BUMN) mulai melihat potensi  pembayaran digital berbasis  kode respon cepat (QR Code). Ada empat bank milik negara yang bergabung yakni BNI, Bank Mandiri, BTN dan BRI lalu PT Pertamina dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk untuk membentuk BUMN fintech . Produk ini nantinya dinamakan LinkAja.

Baca Juga : 9 Fakta Menarik tentang Gojek

LinkAja akan menggabungkan produk T-cash milik Telkomsel, Yap! milik BNI, e-Cash milik Bank Mandiri dan T-bank dari Bank BRI. Telkomsel bahkan telah mengalihkan T-cash ke Finarya dan bertransformasi menjadi LinkAja mulai 21 Februari 2019 lalu.

Nantinya masing-masing BUMN akan memiliki porsi kepemilikan yang sama dalam LinkAja. Dibentuknya PT Fintek Karya Nusantara atau Finarya sebagai rumah bagi layanan dompet digital BUMN ini sebenarnya sudah digodok sejak kuartal III-2018. Fintech ini disiapkan untuk menghadapi Go-Pay dan OVO yang tumbuh pesat kurang dari lima tahun dan membuat produk dompet digital BUMN kurang diminati masyarakat.

Baca Juga : Mengenal Unicorn, Decacorn & Hectocorn

Kehadiran LinkAja akan menjadi pesaing berat bagi Go-Pay atau OVO. LinkAja mempunyai modal ekosistem dari para nasabah bank, pelanggan telekomunikasi, asuransi, retail di SPBU yang selama ini berada di naungan para BUMN.

About the author

Editor in Chief Teknopedia. Asia