×

Luangkan waktumu di akhir pekan lewat program belajar intensif pemrograman dari 0, cocok untuk pemula.

Pelajari!

Teknopedia.Asia – TokoTalk, platform social commerce Indonesia yang didalangi oleh Codebrick, perusahaan startup teknologi asal Korea Selatan, baru saja mendapatkan investasi sebesar US$ 3,2 juta dari Altos Ventures, investor ternama yang bermarkas di Silicon Valley, Amerika Serikat.

TokoTalk merupakan platform e-commerce berbasis chat yang dikhususkan untuk penggunaan melalui mobile bagi penjual online di media sosial seperti Instagram dan WhatsApp. Kebanyakan pembeli online di Indonesia menggunakan chat untuk memesan produk di toko online dan TokoTalk dibuat berdasarkan kebiasaan tersebut. Singkatnya, TokoTalk menciptakan solusi untuk menyederhanakan proses berbelanja online bagi para pembeli dan penjual yang biasanya berkorespondensi melalui media sosial.

Baca juga : Kelola Toko Online dengan Mudah Lewat Ngorder.id

Fitur-fitur dari TokoTalk mempermudah para pembeli dalam melihat katalog, membayar pesanan, serta menerima konfirmasi pesanan dan pengiriman. Sedangkan dari sisi penjual, pengaturan pesanan dan inventaris jadi lebih sederhana karena semua ditangani oleh chatbot. Chatbot tersebut mampu memproses transaksi dengan otomatis dan menangani semua pesanan yang masuk ketoko TokoTalk. Proses penerimaan dana juga lebih nyaman bagi para penjual karena langsung masuk ke rekening pribadi penjual, belum lagi didukung dengan fitur pelacakan pembayaran otomatis.

Semenjak kemunculannya pada Maret 2018, TokoTalk menarik perhatian publik sebagai layanan solusi e-commerce di Indonesia. Dalam kurun waktu satu tahun, sudah lebih dari 100.000 penjual online bergabung dengan TokoTalk dan mencatat rekor penjualan rata-rata US$ 2 juta selama Maret 2019. Jika dijumlahkan, transaksi yang terjadi semenjak TokoTalk diluncurkan mencapai lebih dari US$ 10 juta. Pertumbuhan ini juga dibarengi dengan meningkatnya jumlah pengguna secara pesat, yaitu sebesar 35% setiap bulannya selama enam bulan terakhir.

Baca juga : Digitalisasi UKMmu Lewat Kioson

Indonesia, sebagai negara dengan pengguna Instagram terbesar keempat di dunia, merupakan pasar yang sangat cocok untuk TokoTalk. Dari keseluruhan jumlah penduduk yang berjumlah 270 juta jiwa, 62 juta di antaranya merupakan pengguna Instagram. Tahun lalu, Kementerian Keuangan RI mengumumkan bahwa 64% dari keseluruhan transaksi e-commerce terjadi melalui media sosial. Menyangkut hal ini, TokoTalk berkomitmen untuk terus memperkuat fitur-fiturnya demi kenyamanan para penjual online. Fitur-fitur yang akan terus ditingkatkan meliputi proses pembayaran yang aman, perangkat pendukung marketing, dan peningkatan jumlah transaksi, hingga mencapai US$ 20 juta pada tahun ini agar dapat menjadi pemain unggul di dunia social commerce Indonesia.

Baca Juga : Situs E-Commerce Orami, Tawarkan Pengirimin dalam Hari yang Sama

“Kebangkitan internet di Indonesia langsung dimulai dengan era smartphone sehingga masyarakat Indonesia sangat lekat dengan media sosial. Karena itu, saya yakin social e-commerce akan berkembang lebih besar di Asia Tenggara, di antaranya Indonesia, Vietnam, dan Thailand,” ujar Kyung-min Bang, Chief Executive Officer Codebrick.

Altos Ventures menyadari bahwa pasar Indonesia sangat menjanjikan. Terlebih lagi, Kyung-min Bang bersama tim serial entrepreneurs yang dipimpin olehnya telah sukses mengembangkan bisnis mereka dengan pesat berkat pengalaman bertahun-tahun di Indonesia dan sangat paham betul dengan pasar Indonesia. Altos Ventures juga semakin yakin berkat pencapaian TokoTalk yang kian meningkat dari waktu ke waktu.

“TokoTalk sangat berfokus untuk menyajikan servis yang terbaik bagi pasar Indonesia. Tujuan kami adalah agar semua orang bisa berjualan online dengan mudah, terutama pebisnis kecil dan menengah. Sejauh ini solusi yang kami berikan kepada para penjual sangat bermanfaat bagi kegiatan bisnis online mereka dan membuat mereka mampu mengembangkan bisnisnya kejenjang yang lebih tinggi lagi,” ungkap Nesya.

Kelas Membangun Aplikasi IOT Berbasis Arduino [Batch 2]

Belajar Arduino menyenangkan dengan trainer yang berpengalaman dan di pandu langkah demi langkah. Cocok untuk pemula hingga mahasiswa yang sedang menyusun Tugas Akhir.
Pendaftaran sampai tanggal 11 Mei 2019.

     

Tentang Penulis

Anugrah B Soe

Editor in Chief
Teknopedia. Asia

Konsultasi